The 1st Gadget's TV Magazine

Facebook, Bagai Pisau Bermata Dua

In Social Networking on February 28, 2010 at 10:54 am

Sejak diperkenalkan pada Februari 2004 oleh seorang mahasiswa Harvard yang bernama Mark Zuckerberg, jejaring sosial maya Facebook sudah dikenal luas diberbagai belahan dunia. Hingga saat ini tercatat tidak kurang dari 400 juta penduduk dunia terhubung dengan Facebook. Dari jumlah tersebut, 50% penggunanya sangat aktif meng-update status mereka setiap harinya.

Di Indonesia, jumlah pengguna Facebook telah mencapai lebih dari 12 juta orang. Angka 12 juta ini juga sebuah bilangan yang dramatis, mengingat pada Januari 2009 jumlah Facebookers di tanah air baru berada pada angka 2 jutaan. Ini artinya jumlah penggunanya mekar enam kali lipat (600%) hanya dalam hitungan bulan. Pertumbuhan yang pesat itu tampaknya sebagian dipicu oleh tumbuhnya peran Facebook sebagai medium untuk membangun an online social movement.

Dulu ketika kasus Prita Mulyasari mencuat, jumlah pengguna FB meningkat tajam. Sekarang ketika ada Gerakan 1,000,000 juta Facebookers mendukung Bibit – Chandra, jumlah user FB juga melesat naik. Fenomena diatas tentu saja sebuah hal yang menarik. Ketika saluran aspirasi formal mampat, orang kemudian bergerak menyuarakan opininya melalui ranah maya.

Disamping aspek positif, Facebook tidak sedikit menimbulkan dampak negatif. Bekalangan marak diberitakan penyalahgunaan Facebook yang berujung pada pelecehan seksual, penculikan, penipuan hingga pembunuhan. Ada lagi ormas dan organisasi keagamaan yang mengharamkan penggunaaan Facebook. Sampai titil ini, berbahayakan facebook bagi kehidupan kita ?

Pada era pesatnya teknologi informasi kini, tentu facebook adalah hal yang tidak bisa dielakkan lagi. Lantas dengan munculnya berbagai isu negatif dan dampak yang seolah-olah mengerikan, apakah facebook layak dilabeli sebagai hal yang berbahaya ? Tentu amatlah bijak apabila facebook sebagai media digunakan untuk hal-hal yang bersifat positif dan bermanfaat. Maka dampak ikutan suatu teknologi bukanlah salah teknologinya, tetapi tergantung orang yang menggunakannya.

Perluas pengetahuan Anda seputar dunia gadget dalam “Gadget+” yang dapat Anda akses melalui ponsel (khusus pelanggan Telkomsel). Gratis akses GPRS.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: