The 1st Gadget's TV Magazine

Spirit Communicator dalam Nokia seri N97 dan E75

In Uncategorized on June 10, 2009 at 7:23 am

Spirit Communicator dalam Nokia seri N97 dan E75
Sepak terjang ponsel cerdas Blackberry dan iPhone bila terus dibiarkan, tidak mustahil bisa mengancam dominasi Nokia selaku market leader dalam industri ponsel dunia. Dan nyatanya memang market share Nokia terus tergerus. Lantas apa yang bisa dilakukan oleh pabrikan asal Finlandia menghadapi kedua serangan itu ?
Belakangan, Nokia langsung mengusung dua ponsel high level untuk mempertahankan dominasinya, yaitu Nokia seri N79 dan E75. Melihat sekilas kedua sosok ponsel cerdas ini, tidak salah bila Nokia berusaha mengembalikan asosiasi publik dengan spirit communicator, seri Nokia yang amat melegenda itu. Akankah siasat ini berhasil ? Mari kita bedah fitur-fitur mutakhir yang tertanam didalamnya.
Nokia E75 merupakan seri terbaru dari keluarga Nokia Communicator yang merangkum seluruh keunggulan seri Communicator sebelumnya. Nokia E75 hadir dengan membawa solusi produktivitas dan efisiensi terbaik dari Nokia untuk masyarakat. Nokia E75 merupakan perangkat pertama yang dilengkapi dengan antarmuka (user interface) email pengguna terbaru dari Nokia, menawarkan fungsionalitas email yang tampil dengan layar penuh dan integrasi email dan layanan messaging Nokia terintegrasi yang lengkap.
Sementara dengan N97, Nokia ingin mengembalikan supremasi NSeries sebagai raja ponsel multimedia. Dari segi fitur, N97 memiliki spesifikasi yang dijamin akan membuat orang terkesima, sehingga cukup pantas untuk disandingkan dengan Apple iPhone. Inilah ponsel pertama dengan memori internal 32GB, dan juga yang pertama dengan konsep “Social location” yang memanfaatkan sensor A-GPS dan kompas elektronik. Konsep ini diklaim amat berguna untuk mengupdate informasi status Anda di jejaring sosial dengan mudah.
Baik seri E75 maupun N97 dibuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi khas Nokia. E75 memiliki papan ketik QWERTY geser samping dan pengaturan email dengan tiga langkah mudah. Kemudahan ini diraih dengan integrasi dari Nokia Messaging, yang hadir untuk pertama kalinya di dalam ponsel berharga sekitar sekitar Rp 4,7 juta. Nokia Messaging merupakan layanan yang menghubungkan beragam akun email sekaligus seperti Yahoo! Mail, Gmail dan Windows Live Hotmail – dan email korporat.
Dilain pihak yang membuat N97 amat layak dipakai sebagai pusat hiburan adalah layar sentuh 3,5 inci berformat lebar 16:9. Buat yang suka ketik-ketik, ponsel berharga sekitar Rp 8 juta ini terdapat keyboard QWERTY geser (mirip ponsel berbasis Windows Mobile). Tentunya virtual touch input juga masih bisa digunakan. Untuk tombolnya, hanya menggunakan tiga baris yang memang menghemat tempat, tapi sepertinya tak ada tombol angka tersendiri. Ini bisa merepotkan.
Untuk fitur entertaiment, Nokia E75 terintegrasi dengan layanan Nokia Maps yang bekerja dengan A-GPS yang tersedia dan layanan game Nokia N-Gage yang untuk pertama kalinya mendukung perangkat Nokia Eseries. Untuk baterai, N97 diklaim dapat memutar musik tanpa henti selama 1,5 hari. Kamera, sayangnya, masih 5 megapixel dengan lensa Carl Zeiss. Video dapat direkam dengan aspect ratio 16:9 dengan kualitas setara DVD.

Nokia N97Sepak terjang ponsel cerdas Blackberry dan iPhone bila terus dibiarkan, tidak mustahil bisa mengancam dominasi Nokia selaku market leader dalam industri ponsel dunia. Dan nyatanya memang market share Nokia terus tergerus. Lantas apa yang bisa dilakukan oleh pabrikan asal Finlandia menghadapi kedua serangan itu ?

Belakangan, Nokia langsung mengusung dua ponsel high level untuk mempertahankan dominasinya, yaitu Nokia seri N79 dan E75. Melihat sekilas kedua sosok ponsel cerdas ini, tidak salah bila Nokia berusaha mengembalikan asosiasi publik dengan spirit communicator, seri Nokia yang amat melegenda itu. Akankah siasat ini berhasil ? Mari kita bedah fitur-fitur mutakhir yang tertanam didalamnya.

Nokia E75 merupakan seri terbaru dari keluarga Nokia Communicator yang merangkum seluruh keunggulan seri Communicator sebelumnya. Nokia E75 hadir dengan membawa solusi produktivitas dan efisiensi terbaik dari Nokia untuk masyarakat. Nokia E75 merupakan perangkat pertama yang dilengkapi dengan antarmuka (user interface) email pengguna terbaru dari Nokia, menawarkan fungsionalitas email yang tampil dengan layar penuh dan integrasi email dan layanan messaging Nokia terintegrasi yang lengkap.

Sementara dengan N97, Nokia ingin mengembalikan supremasi NSeries sebagai raja ponsel multimedia. Dari segi fitur, N97 memiliki spesifikasi yang dijamin akan membuat orang terkesima, sehingga cukup pantas untuk disandingkan dengan Apple iPhone. Inilah ponsel pertama dengan memori internal 32GB, dan juga yang pertama dengan konsep “Social location” yang memanfaatkan sensor A-GPS dan kompas elektronik. Konsep ini diklaim amat berguna untuk mengupdate informasi status Anda di jejaring sosial dengan mudah.

Nokia E75Baik seri E75 maupun N97 dibuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi khas Nokia. E75 memiliki papan ketik QWERTY geser samping dan pengaturan email dengan tiga langkah mudah. Kemudahan ini diraih dengan integrasi dari Nokia Messaging, yang hadir untuk pertama kalinya di dalam ponsel berharga sekitar sekitar Rp 4,7 juta. Nokia Messaging merupakan layanan yang menghubungkan beragam akun email sekaligus seperti Yahoo! Mail, Gmail dan Windows Live Hotmail – dan email korporat.

Dilain pihak yang membuat N97 amat layak dipakai sebagai pusat hiburan adalah layar sentuh 3,5 inci berformat lebar 16:9. Buat yang suka ketik-ketik, ponsel berharga sekitar Rp 8 juta ini terdapat keyboard QWERTY geser (mirip ponsel berbasis Windows Mobile). Tentunya virtual touch input juga masih bisa digunakan. Untuk tombolnya, hanya menggunakan tiga baris yang memang menghemat tempat, tapi sepertinya tak ada tombol angka tersendiri. Ini bisa merepotkan.

Untuk fitur entertaiment, Nokia E75 terintegrasi dengan layanan Nokia Maps yang bekerja dengan A-GPS yang tersedia dan layanan game Nokia N-Gage yang untuk pertama kalinya mendukung perangkat Nokia Eseries. Untuk baterai, N97 diklaim dapat memutar musik tanpa henti selama 1,5 hari. Kamera, sayangnya, masih 5 megapixel dengan lensa Carl Zeiss. Video dapat direkam dengan aspect ratio 16:9 dengan kualitas setara DVD.

  1. Artikelnya bagus. Kebetulan saya lagi nyari info ni tantang E75. Thanks ya mas/mbak. Oya, saya minta izin mengkopi tulisan ini ya , untuk referensi saya dan akan saya muat di blog saya. (Kalau mas/mbak berkenan ini email saya (wingstofly90@yahoo.com))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: