The 1st Gadget's TV Magazine

Bila Acer Timeline Bersanding dengan Macbook Air

In Notebook on May 17, 2009 at 6:31 am

Tuntutan akan mobilitas dunia kerja saat ini, memaksa para produsen komputer menciptakan notebook yang ringan, tipis namun tetap bertenaga. Setelah Apple merilis Macbook Air, kini giliran Acer meluncurkan seri Aspire Timeline sebagai produk yang dianggap mampu menyaingi kedigdayaan Macbook Air. Sekalipun sama-sama mengusung notebook berplatform super tipis, tapi masing-masing punya sisi kelebihan dan kekurangan. Berikut komparasi Macbook Air dengan Aspire Timeline.
Sekalipun sudah diluncurkan lebih dari 1 tahun lalu, Macbook Air sebagai notebook tertipis di dunia ini senantiasa mengundang decak kagum, juga memancing produsen notebook lain untuk menciptakan tandingannya, bila tidak ingin dibilang mengekor kesuksesan komputer jinjing buatan Apple. Terakhir yang coba memposisikan diri sebagai pesaing serius Macbook Air adalah Acer Aspire Timeline.
Mengusung platform sebagai notebook super tipis, baik Acer Timeline maupun Macbook Air sama-sama memiliki ketebalan dibawah 1 inci dengan bobotnya tidak sampai 2 kilogram. Dari aspek prosessor, Timeline mengandalkan produk baru Intel, yaitu Montevina Plus, yang dilengkapi dengan teknologi ultra low voltage pada prosesor Intel Centrino Solo. Akibatnya, baterai notebook ini mampu beroperasi sampai delapan jam.
Adapun spesifikasi teknis MacBook Air ditunjang dengan prosesor dual core-nya dipasok oleh Intel dan harddisk berkapasitas 80GB dengan memory sebesar 2GB. Tapi sayangnya, demi mengejar desain super tipisnya itu, notebook ini harus membatasi beberapa fasilitas penting seperti hanya ada satu port USB, RAM dan Hard Drive yang tidak dapat di-upgrade sendiri serta tidak adanya port Firewire, Ethernet dan Optical Drive.
Seperti juga Macbook Air, notebook buatan Taiwan itu juga tidak dilengkapi dengan optik disc drive. Menggunakan sistem operasi Windows Vista, berkapasitas hard disk jauh lebih besar dibanding  Macbook Air, yaitu sampai 500 gigabita, dan mendukung WWAN untuk koneksi nirkabel pita lebar.
Acer Aspire Timeline tersedia dalam dua model stylist masing-masing dengan layar 13,3 inci dan memiliki berat hanya 1,6 kg. Model kedua dengan layar 14 inci punya berat 1,9 kg. Keduanya memiliki ketebalan kurang dari 1 inci. Desain yang tidak kalah mempesona juga disuguhkan oleh Apple MacBook Air. Aspek dimensinya mungkin tidak terlalu ultraportable seperti harapan banyak orang, namun ia masuk dalam kategori notebook berukuran kecil. Dengan ketebalan hanya 0.76 inci, Apple menyebutnya sebagai notebook tertipis di dunia.
Desain dan teknik pembuatan MacBook Air luar biasa. Kesan pertama MacBook Air adalah chasis alumunium yang sama digunakan pada MacBook Pro serta fingerprint sebagai perlengkapan standar. Saat diangkat berat MacBook Air mencapai kurang lebih 1.36kg. Konstruksi alumunium membuatnya terasa sangat kokoh dan padat saat digenggam, serta mudah didaur ulang.
Soal harga, Macbook Air dijual dengan harga sekitar US$ 1.700, sementara Acer Aspire Timeleine harganya jauh dibawahnya, yaitu mulai dari US$ 760 – US$899.
Keduanya memang sama-sama tipis dan ringan. Dari aspek harga, Timeline jauh lebih murah dari Macbook Air. Tapi bagi penggemar berat Apple, tentu Anda tidak ingin menyia-nyiakan pengalaman menggunakan Macbook Air. Sekarang tergantung Anda mau pilih yang mana.

Acer Aspire TimelineTuntutan akan mobilitas dunia kerja saat ini, memaksa para produsen komputer menciptakan notebook yang ringan, tipis namun tetap bertenaga. Setelah Apple merilis Macbook Air, kini giliran Acer meluncurkan seri Aspire Timeline sebagai produk yang dianggap mampu menyaingi kedigdayaan Macbook Air. Sekalipun sama-sama mengusung notebook berplatform super tipis, tapi masing-masing punya sisi kelebihan dan kekurangan. Berikut komparasi Macbook Air dengan Aspire Timeline.

Sekalipun sudah diluncurkan lebih dari 1 tahun lalu, Macbook Air sebagai notebook tertipis di dunia ini senantiasa mengundang decak kagum, juga memancing produsen notebook lain untuk menciptakan tandingannya, bila tidak ingin dibilang mengekor kesuksesan komputer jinjing buatan Apple. Terakhir yang coba memposisikan diri sebagai pesaing serius Macbook Air adalah Acer Aspire Timeline.

Mengusung platform sebagai notebook super tipis, baik Acer Timeline maupun Macbook Air sama-sama memiliki ketebalan dibawah 1 inci dengan bobotnya tidak sampai 2 kilogram. Dari aspek prosessor, Timeline mengandalkan produk baru Intel, yaitu Montevina Plus, yang dilengkapi dengan teknologi ultra low voltage pada prosesor Intel Centrino Solo. Akibatnya, baterai notebook ini mampu beroperasi sampai delapan jam.

Macbook AirAdapun spesifikasi teknis MacBook Air ditunjang dengan prosesor dual core-nya dipasok oleh Intel dan harddisk berkapasitas 80GB dengan memory sebesar 2GB. Tapi sayangnya, demi mengejar desain super tipisnya itu, notebook ini harus membatasi beberapa fasilitas penting seperti hanya ada satu port USB, RAM dan Hard Drive yang tidak dapat di-upgrade sendiri serta tidak adanya port Firewire, Ethernet dan Optical Drive.

Seperti juga Macbook Air, notebook buatan Taiwan itu juga tidak dilengkapi dengan optik disc drive. Menggunakan sistem operasi Windows Vista, berkapasitas hard disk jauh lebih besar dibanding  Macbook Air, yaitu sampai 500 gigabita, dan mendukung WWAN untuk koneksi nirkabel pita lebar.

Acer Aspire Timeline tersedia dalam dua model stylist masing-masing dengan layar 13,3 inci dan memiliki berat hanya 1,6 kg. Model kedua dengan layar 14 inci punya berat 1,9 kg. Keduanya memiliki ketebalan kurang dari 1 inci. Desain yang tidak kalah mempesona juga disuguhkan oleh Apple MacBook Air. Aspek dimensinya mungkin tidak terlalu ultraportable seperti harapan banyak orang, namun ia masuk dalam kategori notebook berukuran kecil. Dengan ketebalan hanya 0.76 inci, Apple menyebutnya sebagai notebook tertipis di dunia.

Desain dan teknik pembuatan MacBook Air luar biasa. Kesan pertama MacBook Air adalah chasis alumunium yang sama digunakan pada MacBook Pro serta fingerprint sebagai perlengkapan standar. Saat diangkat berat MacBook Air mencapai kurang lebih 1.36kg. Konstruksi alumunium membuatnya terasa sangat kokoh dan padat saat digenggam, serta mudah didaur ulang.

Soal harga, Macbook Air dijual dengan harga sekitar US$ 1.700, sementara Acer Aspire Timeleine harganya jauh dibawahnya, yaitu mulai dari US$ 760 – US$899.

Keduanya memang sama-sama tipis dan ringan. Dari aspek harga, Timeline jauh lebih murah dari Macbook Air. Tapi bagi penggemar berat Apple, tentu Anda tidak ingin menyia-nyiakan pengalaman menggunakan Macbook Air. Sekarang tergantung Anda mau pilih yang mana. miwibowo

  1. Dengan base masa yang sudah ‘siap mati’ rasanya mau disandingkan bagaimanapun akan tetap setia. kecuali yg memang banyak duit.

    Beli mau beli acer timeline atau macbook mereka suka suak saja, means dua duanya dibeli🙂 ihik..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: